Wisata hari ini dimulai jam 10 pagi, kita langsung menuju ke Pura Uluwatu dari yang terjauh dulu lokasinya. Daerah Uluwatu banyak terdapat lokasi wisata seperti GWK (Garuda Wisnu Kencana) dan pantai-pantainya karena itu biasa daerah sana padat wisatawan, jalannya sering macet ditambah lebar jalannya juga tidak terlalu besar. Untungnya perjalanan kami berangkat kesana belum macet tidak seperti waktu kami balik dari sana….macetnya panjang banget.

Sebelum beli tiket masuk ke Pura Uluwatu, kita beli topi dulu karena jam kita kesana pas panas-panasnya terik matahari alias takut gosong. Hehehe Tiket masuk yang tertera di loket masuknya tertulis 20 ribu per orang, tidak ada tulisan domestik atau pun turis asing. Tapi kita coba-coba sama bapak penjual tiketnya bilang kalau kita orang lokal, akhirnya kita dikenakan biaya 15 ribu saja per orang. Bagi para turis yang tidak mengenakan celana panjang atau pakaian yang tidak tertutup semua bawahnya (ex. celana pendek,rok mini), wajib pakai sarung yang dipinjamkan di loket masuk. Bagi yang sudah pakai celana panjang atau pakaian yang tertutup bawahnya semua, dipinjamkan kain untuk dipakai sebagai ikat pinggang. Di Pura Uluwatu, semua para wisatawan harap berhati-hati terhadap monyet-monyet yang berkeliaran. Karena monyet-monyet yang ada disana rata-rata jahil. Banyak wisatawan yang sudah jadi korban kejahilan mereka. Para monyet biasa jahilnya dengan mengambil kacamata, ikat rambut, topi bahkan sandal jepit yang baru dipakai. Mereka beraksi saat kita lengah seperti waktu kita jalan, waktu duduk-duduk santai sekitar pura, waktu foto-foto, dll Kalau beruntung, kita bisa tukar barang kita yang diambil dengan makanan kecil tapi biasa mereka balikin lagi barang-barang yang diambil setelah dirusak. So…hati-hati yaaa….

Ngomong-ngomong ada apa sih di Pura Uluwatu ini? Ya memang wisata utama disini ya melihat Pura. Tapi yang membedakan dengan pura yang lain, Pura Uluwatu berdiri kokoh dibatu karang yang menjorok ke tengah lautan dengan ketinggian kurang lebih 97 meter membuat pura ini menjadi sangat indah, tebing berbatu disekeliling pura memberikan pemandangan yang sangat luar biasa dan sangat memanjakan mata para wisatawan yang mengunjunginya. Keindahan panorama disekeliling Pura Uluwatu akan semakin memukau para wisatawan pada saat matahari terbenam/sunset yang dapat dinikmati dari beberapa sisi tebing diseputar pura, apalagi kemudian kehadiran tari kecak Uluwatu yang dipentaskan di panggung terbuka membuat tempat wisata ini semakin diminati oleh wisatawan seluruh dunia.

Memang harusnya menikmati keindahan pura Uluwatu ini momennya pas sunset, tp bisa dibayangkan ramenya kaya apa…siang-siang panas gini saja sudah rame, apalagi pas sunset? Ditambah setiap sore jam 18.00 WITA diadakan pertunjukan tari Kecak yg tiketnya bisa dibeli online atau beli langsung disana. Berhubung kita masih mau berburu lokasi wisata lainnya juga di hari yang sama, jadi next time saja kita menikmati sunset dan tari Kecaknya.

tari-kecak-Uluwatu7
Sumber gambar

Yang kita lakukan di sini, kita menyusuri ujung tebing yang satu sampai ujung tebing lain yang ada puranya sambil foto-foto juga. O iya…keindahan alam di Pura Uluwatu ini juga sering dijadikan tempat pre wedding lho, ga cuma orang Indonesia saja tapi orang-orang luar negeri juga pre wedding disini.

pura uluwatupura uluwatu2

 

Advertisements